Sejarah Terbentuknya Organisasi Perekonomian ASEAN

Sejarah Terbentuknya Organisasi Perekonomian ASEAN, Baca Selengkapnya di Sini!

Sumber: Wikipedia

Organisasi perekonomian ASEAN merupakan suatu sistem perdagangan bebas yang beranggotakan seluruh anggota ASEAN. Organisasi perekonomian ASEAN juga dikenal dengan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) memiliki tujuan membangun ekonomi antar negara ASEAN, berikut hal-hal tentang organisasi perekonomian ASEAN atau MEA.

Tapak Tilas Pembentukan MEA

Sumber: SINDONews

Perdagangan di wilayah Asia terutama negara ASEAN sudah digagas dalam KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) tahun 1997 di Kuala Lumpur. Kemudian diadakan KTT kembali tahun 2003 di Bali dengan menghasilkan kesepakatan mengenai tujuan utama yaitu pentingnya melakukan integrasi MEA.

Deklarasi Cebu yang berisi majunya pemberlakuan MEA, deklarasi ini muncul saat KTT Kuala Lumpur tahun 2006. Pemberlakuan MEA ini awalnya akan disepakati tahu 2020 akan tetapi maju pada tahun 2015.

Akhirnya MEA disetujui serta disepakati pada tahun 2015 dengan persetujuan Cetak Biru Masyarakat Ekonomi ASEAN 2025. Pembentukan tersebut dimaksudkan sebagai persiapan seluruh negara ASEAN dalam menghadapi berbagai masalah ekonomi.

Misi Dibentuknya MEA

Sumber: Universitas Bina Nusantara

Pembentukan MEA tentu memiliki misi yang dapat bermanfaat untuk seluruh negara ASEAN. Dengan menyatukan seluruh perdagangan ASEAN agar meningkatkan daya saing kawasan. 

Setiap negara ASEAN bersatu dalam batas teritorial pasar bebas. Agar seluruh perusahaan di wilayah Asia tenggara lebih leluasa untuk mengoperasikan wilayah perdagangan.

Visi Dibentuknya MEA

Sumber: Kementrian Luar Negeri

Seperti biasa dan misi pastinya ada visi dibalik dibentuknya organisasi perekonomian ASEAN atau MEA ini. Dengan semua kesepakatan, sudah jelas seluruh negara ASEAN memiliki visi yang sama.

Menjadikan kawasan ASEAN sebagai pusat dagang yang memiliki daya saing. Menumbuhkan nilai ekonomi tinggi untuk seluruh negara ASEAN.

Mengentaskan kemiskinan di seluruh negara anggota MEA. Meningkatkan pembangunan yang pesat untuk seluruh negara ASEAN.

Baca juga: Contoh Kerjasama Organisasi Ekonomi ASEAN

Negara yang Terlibat dalam MEA

Sumber: Asiatoday.id

Adapun negara-negara anggota MEA merupakan seluruh negara ASEAN meliputi Indonesia yang memiliki luas daratan dua juta kilometer. Malaysia negara tetangga dekat satu rumpun dengan Indonesia juga anggota dari MEA.

Selanjutnya Thailand negara yang berjulukan gajah putih, Filipina negara yang memakai bahasa Tagalog dan Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Singapura negara kecil namun berkembang dengan letak yang berdekatan dengan Indonesia juga Malaysia. 

Brunei Darussalam negara selanjutnya yang merupakan anggota dari MEA, negara kecil namun kaya raya. Ada Vietnam yang beribukota Hanoi dan memiliki bahasa resminya sendiri yaitu bahasa Vietnam.

Laos salah satu anggota dari ASEAN juga memiliki peran dalam pembentukan MEA. Ada juga Myanmar masuk dalam keanggotaan ASEAN tahun 1997, selanjutnya Kamboja negara yang memiliki bahasa resmi yaitu Khmer.

Manfaat Dibentuknya MEA

Sumber: Universitas Gajah Mada

Manfaat dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat negara-negara anggota ASEAN. Meliputi menambah laba keuntungan setiap negara dari organisasi perekonomian ASEAN.

Menjadikan kegiatan ekspor lebih lancar dan mudah. Dibentuknya MEA dapat menjadikan meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Mendapatkan investasi dari luar negeri lebih besar, berkembangnya industri kreatif. Serta  kegiatan ekonomi negara lebih stabil.

Pilar MEA

Sumber: EKRUT

Dalam pembentukan MEA didasarkan dari empat pilar sebagi penyokong berdirinya organisasi. Pilar tersebut menjadikan   pusat produksi dan merupakan pasar tunggal.

ASEAN merupakan kawasan ekonomi kompetitif, sanggup menciptakan perekonomian dapat tumbuh seimbang. Dapat berintegrasi ke ekonomi global

Gambaran Perekonomian ASEAN

Sumber: Detikcom

Gambaran tentang perekonomian ASEAN  meliputi berbagai bidang seperti industri, perdagangan investasi, jasa dan lainnya. Seperti ASEAN mempunyai sumber daya alam (SDA) berlimpah seperti energi, mineral dan tanaman pangan.

ASEAN mempunyai jumlah penduduk yang cukup besar semua 655,51 juta jiwa. Pertumbuhan ekonomi seluruh negara ASEAN relatif tinggi kurang lebih mencapai 6 persen.

Itulah informasi tentang organisasi perekonomian ASEAN yang dapat disampaikan dengan berbagai pertimbangan organisasi ini dibentuk. Dengan tujuan menyejahterakan seluruh negara-negara anggota.

Semoga dapat memberikan sedikit informasi serta gambaran akan negara ASEAN. Mendapatkan pengetahuan baru tentang organisasi perdagangan wilayah ASEAN.

Baca juga: Peran Indonesia dalam ASEAN

Sumber: https://beritanakmuda.com/

Comments