Memiliki Banyak Perguruan, ini Fakta Seni Bela Diri Pencak Silat

Memiliki Banyak Perguruan Silat, ini Fakta-fakta Seni Bela Diri Pencak Silat, Simak di Sini!

Sumber: Halodoc

Ada banyak seni bela diri yang berkembang di Indonesia, salah satunya tentu saja pencak silat. Tidak heran jika di berbagai event internasional, Indonesia sering unggul dalam kesenian tersebut. Namun demikian masih ada orang yang memandang remeh seni bela diri ini dan dianggap kurang bergengsi dibandingkan seni bela diri dari luar negeri.

Fakta-fakta Pencak Silat

Sumber: Portal Informasi Indonesia

Seni bela diri pencak silat disahkan sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia. Telah diperlombakan di berbagai event internasional membuktikan bahwa seni bela diri satu ini telah diakui internasional. Berikut ini fakta-fakta seni bela diri Pencak Silat:

Sejarah lahirnya pencak silat

Sumber: Tirto.id

Seni Bela Diri Pencak Silat dalam sejarahnya berasal dati kepulauan di Nusantara. Yakni wilayah bekas kekuasaan Kerajaan Majapahit. Hal tersebut dapat menjadi alasan ada banyak aliran dalam pencak silat di berbagai wilayah. Bahkan biasanya setiap daerah memiliki kekhasannya sendiri.

Bukan sekedar bela diri

Sumber: Bandung

Jangan salah, Pencak silat buka sekedar ilmu bela diri biasa yang mengajarkan melindungi diri dan menyerang balik. Pencak silat mengajarkan ilmu perpencaksilatan dari berbagai ilmu yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Seperti mengenai nilai-nilai religi, seni, nasionalisme serta olahraga. Sehingga salah jika dikatakan pencak silat sebagai ilmu bela diri biasa.

Baca juga: Sejarah Terbentuknya Organisasi Perekonomian ASEAN

Membantu mengaktifkan jantung kedua

Sumber: Kompas.com

Jantung kedua adalah betis karena bagian tubuh ini mampu membantu kerja jantung yakni dalam memompa darah. Dengan melatih gerakan-gerakan pencak silat, betis dapat berlatih bekerja dengan maksimal yang juga membantu memperlancar peredaran darah. Manfaat kesehatan lainnya juga, olahraga ini juga meningkatkan kinerja otak kecil dan pusat keseimbangan telinga. Pasalnya gerakan pencak silat sangat membutuhkan keseimbangan dan kelenturan dalam pergerakan.

Seni bela diri yang membantu menemukan jati diri

Sumber: Regional Kompas.com

Nama pencak silat berasal dari kata pencak dan silat yang berarti bela diri. Kesenian yang diajarkan turun temurun oleh nenek moyang bukan hanya untuk bertarung kuat-kuatan. Diyakini, dahulu orang-orang menyuruh anak-anaknya belajar pencak silat agar dapat belajar banyak hal, tidak hanya untuk mendapat pujian namun untuk mendapat ilmu-ilmu lain yang penting untuk kehidupan.

Memiliki tenaga dalam sebagai bagian pencak silat

Sumber: KWRI Unesco

Dalam Pencak Silat Anda tidak diajarkan gerakan yang mengawali serangan, namun diajarkan gerakan yang diawali dengan tangkisan. Itulah mengapa seni bela diri ini benar-benar bertujuan untuk membela diri. Selain itu ada istilahnya tenaga dalam yang bagi sebagian orang kerap dikaitkan dengan hal-hal mistis. Alasannya terkadang dengan tenaga dalam membuat seseorang menjadi kebal.

Relief Pencak Silat di Candi Borobudur dan Prambanan

Sumber: Halodoc

Bukti bahwa seni bela diri pencak silat telah ada jauh sebelum Indonesia ada dapat dilihat dari beberapa artefak bersejarah. Ada di antaranya relief pada bangunan candi Borobudur dan Prambanan  serta beragam artefak peninggalan Hindu Budha

Bela diri yang berakidah dan berakhlak

Sumber: President Univesity

Salah satu hal yang tidak dapat dipisahkan dari pencak silat adalah terkait hal spiritual yang berkaitan dengan budaya leluhur Indonesia. Karenanya ada beberapa hal seperti ajaran akidah dan akhlak yang diajarkan dalam pencak silat namun tidak di pada seni bela diri lainnya. Dalam pencak silat juga diajarkan nilai penting yakni akhlak yaitu nilai-nilai yang berisi mengenai tata kerama dalam bersosialisasi dengan orang lain di masyakarat.

Itulah fakta-fakta perguruan tinggi pencak silat, adakah yang belum diketahui? Tinggal pilih peguruan yang paling sesuai.

Baca juga: 9 Fakta Menarik Penemu Telepon

Sumber: https://beritanakmuda.com/

Comments